Sunday, August 5, 2012

Chapter : Hujan dan Matahari

“Hujan telah datang..!!!” jeritnya Rama ke Langit.
 Di julurkan sedikit jari tangannya keluar dari naungan payung, hingga dia rasakan rasa dinginnya air hujan dan mulai tertawa..



























“Hai ...apakah kamu merindukanku?” sapa Hujan pada Rama
Detak jantung Rama sudah tidak bisa tertahan lagi.. dia mulai melompat ke kanan.. ke kiri, dan berputar ke depan dan ke belakang.. bahkan detak jantung itu pun seperti ingin lepas keluar dari jantungnya.. Rama menikmati tiap tetes hujan yang mulai membasahinya.. dan hujan pun hanya diam.. melihat Rama yang tersenyum dan tertawa bahagia sambil tetap mencurahkan air hujan..

















































“Aku kangen kamu, Hujan..” jawab Rama
Hujan sangat senang mendengar jawaban Rama.. dan hujan pun turun dengan semakin derasnya.. membasahi tubuh Rama sehingga membuat dia tak kuasa menahan kegirangan..dia hempaskan payungnya.. dan kembali menari.. Rama merasa bahagia...begitu menikmati.. begitu menyukai.. tak mau berhenti.. hanya untuk Hujan.. demi hujan Rama menari tanpa mempedilikan harmoni.. asalkan hujan tetap menemaninya menari

Dengan hujan, Rama kembali merasakan semacam persaan ketika pertama kali dia jatuh cinta pada Matahari.. tapi pertemuannya dengan hujan membuat Rama terus tertawa.. menikmati derasnya hujan..dan hujan pun menyukai tarian Rama..

“Aku juga sayang kamu, Hujan..”
Hujan senang mendengar ucapan Rama.. namun hujan perlahan menurunkan kadarnya.. dia tak tega melihat Rama yang menari hingga terkadang terjatuh-jatuh karena derasnya hujan.. namun Rama mulai kehilangan senyumnya.. dia tahu bahwa ini saatnya dia akan berpisah dengan hujan.

“Padahal aku masih kangen kamu, Hujan. Tak bisakah kamu tutun ke bumi setiap hari ? " 
“Hujan.. tunggu dulu!! Apakah nanti kamu akan menemuiku lagi?” tanya Rama
Sedih dan kecewa.. namun Rama tetap berdiri ditempatnya.. masih menunduk dan memandang kedua tangan yang mulai kering..tiba tiba.. satu tetes air jatuh ke telapaknya..Rama pun langsung menatap tajam ke arah langit.. dan melihat sosok wanita disana


















Pelangi ini untuk kamu Rama" jawab Hujan
Sandra... sang peri hujanku " Ucap Rama

Hujan adalah sahabat Rama..Rama memang menyukai hujan.. tapi Rama sadar bahwa ia mungkin tak akan pernah bisa memiliki hujan.. karena hujan tidak menyukai Rama.. yah mungkin selamanya seperti itu.. tertunduk atas kepergian sahabatnya.. membuat Rama sadar akan datangnya matahari .. Matahari ke kasihnya..

















"kekasihku.. apa yang terjadi? apakah hujan tlah menyakitimu?" tanya Matahari yang tiba-tiba saja hadir di hadapan Rama.. Matahari cemas melihat keadaan Rama yang basah kuyup dan kedinginan.. segera ia memeluk tubuh Rama... Matahari selalu tahu apa yang dibutuhkan Rama..sebenarnya Rama hanya ingin Matahari yang manjadi miliknya.. tapi ia pun tak bisa memungkiri kalau dia jatuh cinta pada hujan.. sosok yang datang dan menemani Rama menari di kala Hujan.. tapi Matahari.. dia begitu setia menemani hari-hari Rama bersama hangat dirinya..

“Aku tadi cuma menyapa Hujan saja..” jawab Rama ke Matahari sembari melangkah masuk ke dalam rumah di temani pelukan hangat Matahari.. menuju tempat tidur untuk beristirahat setelah lelah menari dalam hujan..
“Aku akan menjagamu .. aku ga mau Hujan membuatmu kedinginan lagi seperti ini”
Rama menatap matahari teramat dalam.. dan merasakan betapa matahari sangat mencintainya..dan ia pun mulai tertidur pulas..

*************
" Mas Rama.. Mas.. Bangun.. ini ada telpon" suara bik surti membangunkan Rama dari tidurnya
"hhoooammzzz.. dari siapa sih bik?" tanya Rama..
" dari non Sandra" Jawab bi Surti..
Dengan langkah gontai.. akhirnya Rama bangun dari tempat tidurnya.. melangkah keluar kamar dan mulai menuruni satu persatu anak tangga rumahnya..dan mengambil gagang telpone dari tangan bik Surti
" ooiii kenapa San?? hoooaammzz " Jawab Rama
" baru bangun Ram.? tumben siang bgt" tanya Sandra
" iyah nih.. itu juga kalo bik Surti ga manggil2 juga ga bangun.. ga kuat sama lengkingan satu oktafnya bik surti :P "
" hahahhahaha.. bisa aja.. nih tas pinggangmu ketinggalan"
" loh emang iyah? kok bisa yah San" tanya Rama masih dalam keadaan yang masih belum sepenuhnya  sadar dari tidurnya..
" Lah kemarin kan ujan.. tuh tas kamu titipin ke tas ransel aku kan.. biar hape kamu ga kena ujan..masa lupa?" jelas Sandra
" hehehe.. iya yah.. lupa :P.. ya udah ntar malem apa besok pagi ajah deh pas di kampus aku ambilnya.." Jawab Rama
" kenapa ga hari ini aja? mumpung minggu.. emang ada rencana pergi?"
" hmm mo ke bengkel.. service si silver tuuh.. mumpung sempet.. tapi liat ntar deh" jelas Rama
"ooooohhh.. ok deh.. ntar kabarin ajah yah.. BBM aku klo mau kesini.. aku kan sibuk jadi susah ketemu hahahaha"
"hadoohh situ lupa neng.. tuh BB ada di tas pinggang tuh.. >.< " Rama garuk garuk kepala..
" eehh iya yah.. piss ^^V..ya udah deh dateng ajah.. klo aku pergi aku titip sama kakak ku yah "
" sip..sip.. eh iyah.. tolong di charge yah tuh hape.. sekalian"
" huhh dasar.. :D ok deh.. mandi gih.. bau nih.. see u Ram "
" perasaan aku baru  berendem pake segalon minyak wangi.. masa iya bau.. lagian situ isenk banget ciam cium diriku..wkwkwk.. see u San.. byee"

Rama menutup telponnya..dan masih duduk di sofa..dia teringat akan mimpinya tentang Hujan dan matahari..kembali teringat kenangan pertama kali ia bertemu Sandra..sahabatnya..saat itu memang sedang hujan..

Kala itu.. Sandra sedang memandangi aku dengan mendekapkan tangannya yag terbalut jaket lembut warna hitam..melihat aku yang tengah terduduk di tengah hujan menikmati kesendirianku di taman depan kampusku.. ini memang beranjak senja..taman ini sunyi.. hanya aku dan dia terus memandangiku yang basah kuyup..


















Aku membiarkan hujan membasahi kepalaku..dinginnya bisa menghilangkan sedikit kegetiran dalam hidupku..namun hujan tiba-tiba berhenti tak lagi menetesi kepala ku.. aku mendongak ke atas..dan aku melihat perempuan itu tersenyum.. hujan belum berhenti.. hanya saja perempuan itu meneduhkan kepalaku dengan payung yang dibawanya..
" kamu bodoh yah" katanya
Sial.. aku mengenal perempuan ini.. ia termasuk salah satu mahasiswi dengan kecerdasan luar biasa.. aku melihatnya berkalungkan medali-medali di lembaran jurnal dan mading kampus.. kami sering satu ruangan tapi aku tak pernah memperhatikan dia..terlebih aku memang lebih suka duduk di pojok ruangan.. berdiam dan menikmati kesendirian..
"hmm untuk apa kamu memayungi orang bodoh ini? apa kamu mau bergabung menjadi org bodoh" kataku
Ia tersenyum kecut.. ia menyingkirkan payungnya dari kepala ku..
" Pergilah.. untuk apa kamu disini" usirku sedikit kasar..
Tapi dia tidak pergi.. ia melempar payungnya jauh-jauh.. dan mendudukkan dirinya di sampingku dan membiarkan hujan membasahi dirinya..tiba-tiba perempuan itu tertawa dan mengangkat tangannya menikmati setiap tetesan hujan..
" aku harus memanggilmu apa?" tanyanya
"bukannya kamu sudah memanggilku Bodoh" kataku..membuat dia tersenyum
Hujan berhenti beberapa saat kemudian.. dan kami tak pernah berucap satu sama lain..aku hanya menyandarkan punggungku di bangku taman  ini menikmati hujanku.. dan tidak menghiraukan kehadian perempuan disebelahku..
" hujannya selesai.." katanya.. ia memandangku " jadi orang bodoh menyenangkan yah"..
" maksud mu nona pintar" sedikit tersinggung atas ucapannya
" hmmm setidaknya, aku bisa berhujan-hujan di samping orang bodoh dan tidak terlihat bodoh.. iya kan pria hujan?" ucapnya sambil beranjak dari tempat perempuan itu duduk..

Pria hujan..dia memberi nama itu.. aku hanya merasa memiliki sedikit pertalian dengan hujan.. tapi bukan bermaksud ini menambahkan hujan dinama belakangku.. aku hanya menganggap hujan sebagai karib yang menenangkan..
" lalu aku harus memanggilmu apa nona pintar?" tanyaku..
dia membalikan tubuhnya dan mendekati aku.. memberikan tangannya kepadaku..
" Sandra.. itu namaku"
" Rama.." jabat tangan ku..
" nama mu lebih bagus dibanding bodoh atau pun pria hujan..tak disangka" candanya..
"siall..." jawabku..
" disitu ada kedai .. aku traktir coklat hangat yuq"
" ga suka coklat.. lebih suka kopi" jawabku..
" dah pernah minum emang?
"belum.. tapi aku ga suka coklat.. terlalu manis buat aku"
" bagaimana kamu bisa menilai tanpa kamu pernah merasakan.." tanya nya.. "dan hanya org bodoh yang berpikiran begitu" celanya..
" ok..ok.. coklat hangat.. deal.." aku bangkit dari duduk ku dan mulai berjalan menuju kedai itu.. dengan perasaan sebal karena celaan si nona pintar ini.. memesan segelas coklat hangat dan meminumnya... yah perempuan ini benar.. coklat hangat saat itu.. benar -benar enak.. dan aku terbuai menikmatinya.. itulah awal persahabatan aku dengn Sandra..sang peri hujan..


















Aku selalu bahagia
Saat hujan turun
Karna aku dapat mengenangmu
Untukku sendiri
 Selalu ada cerita
Tersimpan dihatiku
Tentang kau dan hujan

Utopia-hujan
http://www.youtube.com/watch?v=bCtfN1xLv8E&feature=related

Rama sadar dari lamunannya.. dan bangun dari sofa yang sempat membuainya ke masa lalu..entah kenapa akhir-akhir ini Sandra selalu memasuki ruang pikirannya...dia lalu menaiki tangga menuju kamarnya.. dan kembali terlelap tidur.. sementara sang matahari masih menunggu kabar darinya...
*************

" huff udah dititipin ... masih juga harus nge-charge.." keluhnya
Sandra mencabut charger BB nya " penuh juga nih akhirnya..coba nyalain akh"
BB Rama pun kembali aktif.. dan suara pesan masuk pun berbunyi
Sandra melihat ada 5 pesan masuk.. dan Sandra  membaca pesan itu..
















From : ratu matahariku
" sayang, happy aniversary yah.. i love u.. jangan lupa di selesaiin tugasnya yah .. take care "
From : ratu matahariku
" Pangeranku.. kamu dimana? kok belum kasih kabar sih? aku kangen"
From : ratu matahariku
" kamu masih belum pulang sayang?"
From : ratu matahariku
" BB kamu kenapa sih? aku hubungi ga aktif.. sms pending terus.. kamu dimana?
From : ratu matahariku
" kamu ga peduli sama aku lagi yah?padahal aku kangen kamu sayang.. en pengen kamu ada disini..dihari jadi kita... tapi sepertinya kamu lupa..semudah itukah kamu lupa sayang..? aku lelah menunggu kabar dari kamu"

Hati Sandra terbakar cemburu.. membaca pesan dari seorang perempuan yang sangat mencintai kekasih hatinya.. yah sang ratu matahari buat Rama..yang datang dan dengan sinar yang sangat menyilaukan mata Rama sang pujaan hatinya.. yang membuat Rama melupakan aku sang peri hujan..

Hapus pesan ?
OK
dan jari itu pun menekan tombol... pesan itu terhapus.. air mata kembali membasahi kedua pipi Sandra.. ada rasa menyesal setelah dia melakukan hal itu..

Rama..
I wish i had the strength..not to care
i wish i had the strenght.. to hate you for treating me this way
I wish i had strenght.. to tell you exatcly how i am feeling
I wish i had the strength..to walk away
But i don't..
And i Won't
I love you too much

**************













" SMS pending ku sudah terkirim.. tapi sampai saat ini.. kamu masih belum kasih kabar ke aku.."
" Kamu dimana sih.. semudah itu kan kamu lupa sama aku Ram.. terlalu sibuk kah? sampai kamu pun ga punya waktu beberapa menit untuk membalas SMS ku"
"oohhh Rama.. aku cuma butuh kabar dari kamu "... air mata ini kembali jatuh..membasahi novel " Romeo & juliet yang sedang Tia baca.. untuk mengisi waktu luangnya.. sebagai penghibur untuk sedikit menenangkan hati akan rasa cemburunya... hati yang kesepian..sambil mendengarkan musik dari radio di sudut ruangan kamar..dengan harapan bisa menghibur hatinya..

It seems that every song i listen to is depressing
i miss him every dieing second
i'll pray to the soul of Juliet to ask her to find my prince Romeo
Because it seems that mine has been taken from me

i fell sick..
So juliet please help me find my prince Romeo..
and please let these feelings wash away...

Tia menekan tombol..menon-aktifkan Blackberrynya.. dan mulai membaringkan tubuhnya dalam balutan bedcover..
" My prince... ternyata cerita cinta tidak hanya milik berdua.. ini keputusan sulit.. aku lelah Rama..tapi aku yakin kamu bisa tanpa aku" Tia mencoba untuk tidur dengan air mata yang tak berhenti mengalir... sementara radio masih memutarkan alunan lagu...

I know that you're very nice
never ever tell me lies
you're always there to comfort me
and cheer me up when i am down

however that is it
you've got your world
and i've got mine
and after all that we've been through
i must say...

sorry honey, my heart is not for you
sorry baby, this love is not for you
sorry honey, my heart is not for you
sorry baby, this love is not for you

it's over now

MOCCA- It's Over Now
http://www.youtube.com/watch?v=HbjNQrOVu6M&feature=related



Credit



0 comments:

Read more: http://berita-unik.cyber4rt.com/2012/05/membuat-widget-animasi-follow-me.html#ixzz1wi8jKgHU