Monday, April 22, 2013


Aku sering membayangkan, bagaimana kelak rumahku bersamamu nanti.
Rumah  dengan atap tinggi, jendela lebar, dan pilar-pilar?
Rumah  mungil berdinding batu bata dengan kebun cantik di halaman?
Rumah futuristik yang simpel dan elegan dengan kaca-kaca transparan?
Apakah di tepi pantai? Apakah di pusat kota? Apakah di atas bukit?
Namun, kemudian aku tersadar.
Seperti apapun rumah kita nanti, tidak akan menjadi masalah bagiku.
Rumahku yang sesungguhnya, adalah di manapun kamu berada.
Karena, di manapun kamu berada. Di situlah hatiku ada.
Rumahku itu. Kamu.

0 comments:

Read more: http://berita-unik.cyber4rt.com/2012/05/membuat-widget-animasi-follow-me.html#ixzz1wi8jKgHU