Monday, April 22, 2013


Aku sering membayangkan, bagaimana kelak rumahku bersamamu nanti.
Rumah  dengan atap tinggi, jendela lebar, dan pilar-pilar?
Rumah  mungil berdinding batu bata dengan kebun cantik di halaman?
Rumah futuristik yang simpel dan elegan dengan kaca-kaca transparan?
Apakah di tepi pantai? Apakah di pusat kota? Apakah di atas bukit?
Namun, kemudian aku tersadar.
Seperti apapun rumah kita nanti, tidak akan menjadi masalah bagiku.
Rumahku yang sesungguhnya, adalah di manapun kamu berada.
Karena, di manapun kamu berada. Di situlah hatiku ada.
Rumahku itu. Kamu.

Inilah Uan


Akhirnya Uan balik lagi menikmati diri Uan yg dulu,,,
diri Uan yg dah lama Uan sembunyi'in,,,
Sipat cuek,,, dingin,,, mungkin itulah Uan yg sebenarnya...
Harusnya gak perlu Uan rubah semua itu...
Mungkin bahagia Uan mang ada disitu...
Mungkin keliatan datar,,,
tapi Uan lebih menikmati itu semua...
Menikmati saat-saat sendiri,,, 
Ngedengerin musik brisik,,,
membiarkan jari2 tangan menari-nari diatas keyboard atw Game Pad...
Membiarkan Uan ngeluapin semua yg ada di kepala,,,
biar beban ini bisa berkurang...
Read more: http://berita-unik.cyber4rt.com/2012/05/membuat-widget-animasi-follow-me.html#ixzz1wi8jKgHU